Berulangkali Gagal Bisnis Kuliner, Wanita Ini Nekat Bisnis Digital Startup Yang Membawanya Menuju Jalan Kesuksesan!

ZuperEka

Berulangkali Gagal Bisnis Kuliner, Wanita Ini Nekat Bisnis Digital Startup Yang Membawanya Menuju Jalan Kesuksesan!

ZuperEka
Saturday, October 12, 2019



Motivator_@Ratu Eka Bkj

Alloh selalu memberikan kita sesuatu dengan lebih terbaik dari yang kita impikan. Seperti dalam kisah nyata karir bisnis Saya, contohnya. Dulu sejak kecil ketika ditanya ingin jadi apa? Saya selalu mengharapkan menjadi Pengusaha Mall dan Restoran.

Saya sudah mencoba bisnis berbasis kuliner atau makanan sejak SMK maupun Kuliah. Namun, endingnya selalu belum mendapatkan keberhasilan.

Saat SMK, pertama kali Saya membentuk Tim bisnis yang berasal dari 4 orang. Saya, Nita, Puji dan Ika. Kita semua teman satu Geng saat itu. Produk yang pertama meluncur yakni membuat inovasi, jajanan  Criping Wijen Pedas. Awalnya cukup lumayan diterima market. Lama kelamaan pasar pun mulai menurun.

Akhirnya, Saya mencetuskan terobosan baru yakni Jajanan Uwer. Saat menjalankan Uwer, personel kita berubah. Karena, saat itu Geng kita berempat sedang terjadi perselisihan. So, Uwer hanya dijalankan oleh Saya dan Nita. Serta, Novi terkadang ikut kontribusi membantu Kami. Novi, adalah Sahabat Saya di rumah. Endingnya, Uwer pun mengalami kevakuman. Dikarenakan, Nenek dan Orang Tua Saya protes akibat kayu bakarnya kami pakai buat bisnis cepat habis.

Selang beberapa tahun kemudian, Saya sudah kuliah. Memulai bisnis kuliner lagi, yakni Cilok Telor. Bersama Bolo-Bolo GERMUSA, Saya ajak berbisnis untuk mendanai Perjuangan Organisasi. Cilok Telor, juga berujung pemberhentian. Dikarenakan, sering tidak mendapatkan keuntungan. Cilok Telor, hanya bertahan satu bulan kami jalankan.

Tidak kapok, Saya pun memulai kembali bisnis kuliner. Yakni, Saya mengajak Sahabat kuliah bernama Binti. Dia hoby masak gitu deh. So, Saya buat konsep jajanan Mie Telor Goreng. Awalnya cukup diterima market. Namun, endingnya berakhir karena antara modal dan pendapatan tidak bisa menutupi.

Selanjutnya, Saya masih getol nyoba bisnis jajanan. Saya buka Kantin Kejujuran secara sendirian. Saya pasang kardus di gazebo-gazebo dengan isi jajan. Biar mereka ambil dan bayar sendiri. Sebulan terasa aman dan lumayan untung. Lalu, Bolo-Bolo GERMUSA (Gerakan Komunitas Mahasiswa) Saya ajak bisnis lagi. Sekaligus buat tambah dana perjuangan GERMUSA. Saya koordinasi dengan Dek Zulma yang saat itu masih menjabat Bendahara Umum. Dan, Saya selalu Pimpinan Umum. Kita pasang 4 kardus jajan. Yang 2 punya Saya pribadi, yang 2 punya GERMUSA.

Perjalanan menuju dua bulan, masih aman. Kemudian, lebih dari dua bulan mulai ada masalah. Banyak orang yang nggak ngisi uang kejujuran saat ambil jajan di kardus. Akhirnya, bisnis ini pun dihentikan.

Lalu, saat acara di salah satu Ormek (Organisasi Ekstra Kampus) Saya kenal dengan brand Coklat Cozy. Saat itu Ormek tersebut sedang dipimpin oleh Saya, dan akan menjual coklat dari pemilik brand Cozy untuk acara Bazar Kampus. Setelah selesai acara Ormek. Saya pun mengajak salah satu Bolo GERMUSA bernama Nanda. Saat itu, GERMUSA sudah pergantian Pengurus. Saya menjadi Pembimbing. Zulma, Pimpinan Umum. Dan, Nanda lah Bendahara Umum.

Bersama Bendahara Umum GERMUSA, Kami pun menembusi Pemilik brand Cozy. Kita kesana ingin menjalin relasi, jadi Agen dari Cozy. Dua bulan Cozy kita pasarkan, baik secara online maupun offline di alun-alun. Cukup menguntungkan bagi Kami.

Lalu, bulan ke tiga Saya berfikir. Jika kita sekedar Agen, apa progress ke depan? Lalu, Saya mencetuskan ide untuk membuat bisnis jaringan dan jasa. Tujuannya, memasarkan setiap produk-produk para Produsen. Lalu, bisnis itu Saya namai EKA BKJ (Bisnis Komunitas Jaringan).

Brand tersebut, selain menawarkan Cozy. Juga pernah menggandeng Roti, Kripek Tempe Wijaya. Lalu, juga Pasir Kinetik dan Topi Keramas untuk dipasarkan ke kalayak umum. Terlebih, kami juga membuka pendaftaran Member yang masuk tanpa dipungut biaya.

Sebenarnya, konsep ini terinspirasi dari model bisnis MLM (Multi Level Marketing) yang pernah Saya coba-coba pelajari sistemnya di B-One dan K-Link. Namun, karena mirisnya paradikma MLM yang terlalu kapitalis dan matrealis. Maka, Saya pun memodikasi sistem MLM dengan pendaftaran Member Free alias Gratis. Lalu, terkait peningkatan kapasitasnya Saya ganti dengan Mentoring. Income-nya Saya buat dengan model Bagi Hasil.

Saat itu Saya punya Tim 5 orang yakni Saya, Nanda, Ikhwan, Mubin dan Pak Rudi. Bisnis marketing produk ini pun tidak berjalan lama. Hanya bertahan sekitar 4 bulan. Eittzz, namun tidak dengan brand bisnisnya. Untuk branding EKA BKJ tetap hidup, namun seiring berkembangnya relasi dan wawasan Saya terkait bisnis pun Alloh pertemukan dengan dunia Digital.

Awal pertama mengenal digital dari Writer Artikel di tempat salah satu senior organisasi Saya. Yang mana, Saya nulis di sana. Lalu, Saya juga tanya-tanya tentang cara menjual layanan Artikel ke senior lainnya. Saya diberi tahu jika cara jualnya cuma cukup promosi di Facebook dan masuk grup Blogger. Benar, Saya pun langsung mencoba membuka sendiri tetap dengan nama bisnis EKA BKJ (Bisnis Komunitas Jaringan).

Setelah Saya jalani beberapa bulan, dalam benak Saya terfikir bahwa jika hanya bisnis seperti ini tanpa modifikasi, apa bedanya dengan jualan doang? Dan, bagaimana bisa jadi prospek bisnis ke depan yang menjanjikan jadi sebuah perusahaan?

Dari pertanyaan Saya timbullah ide untuk mencari korelasi bisnis Artikel dengan sektor yang relevan untuk dipadukan. Nah, disini Saya mulai mendapat pencerahan. Saya pernah ikut organisasi FOSMMA, dan ternyata para seniornya tergabung dalam mengelola perusahaan BMW yang mana mendalami tentang Sosial Media Marketing. Disitu para alumni FOSMMA diberikan pelatihan Sosial Media Marketing secara gratis, yang akan dimentori langsung oleh bagian Manager Marketing.

Sebenarnya, ceritanya tidak segampang itu untuk Saya mengikuti training. Karena, Saya sudah lama tidak aktif di FOSMMA. Berawal dari ketidak sengajaan berbincang-bincang dengan salah satu junior di HMI yang baru saja mengikuti pelatihan Sosial Media Marketing di BMW. Nah, setelah Saya telisuri jejak-jejaknya dan mengontak kembali pihak pengurus FOSMMA. Ternyata, itu program mentoring Sosial Media Marketing yang mengadakan para Pembimbing FOSMMA yang tergabung dalam mengelola perusahaan BMW.

Tidak berfikir panjang, Saya pun gabung di pelatihan Sosial Media Marketing. Banyak ilmu yang Saya dapat dari situ, berbagai tools optimasi dan juga cara branding di Sosmed pun Saya aplikasikan. Ditambah Saya modifikasi dengan ide inovasi. Hasilnya, Jasa Artikel EKA BKJ semakin dikenal di dunia Facebook.

Selanjutnya, Saya kenal dengan Media Jurnalis Cetak Lokal yakni K2R (Kaki-Kaki Rakyat) Tulungagung. Tulisan puisi politik Saya dua kali dimuat. Cocok dengan gaya penulisan dan juga rekam jejak kepemimpinan dan keorganisasian Saya, membuat Direktur K2R menggandeng Saya untuk menjadi Ketua Biro K2R untuk membuka cabang di Blitar. Namun, hanya berjalan sekitar 3 bulan. Dikarenakan, Saya lolos seleksi perkaderan YIB HMI training IELTS di Bogor selama 2 bulan. Saya pun memutuskan untuk keluar dari K2R. Sepulangnya Saya dari Bogor, ilmu Bahasa Inggris dan juga pengalaman di Media Jurnalis pun Saya terapkan untuk development EKA BKJ ke arah Situs Media. 



Berjalannya waktu, Saya pun kembali resah. Why? Disebabkan, harga Artikel yang Saya pikir terlalu miris dan kurang menghargai karya pemikiran. Dimana menulis Artikel membutuhkan gagasan yang mahal, namun dihargai terlalu murah. Sehingga, membuat Saya merasa bersalah kepada para Anggota Crew. Selain itu, banyak-nya pertanyaan dari Relasi Saya di dunia Literasi yang mengira Saya menjual layanan skripsi, padahal bukan.

Selanjutnya, Saya merenung berkeliaran dengan ide. Endingnya, Saya pun dapat terobosan baru untuk mengarahkan sektor bisnis ini ke Penulisan Branding. Belum pernah mempelajari teorinya, Saya pun membuat pelabelan sendiri dengan sebutan Writing Business. Dimana Kami EKA BKJ merupakan jasa penulisan berbasis branding untuk meningkatkan brand image bisnis dan personal branding professi. Inilah jalan terang mulai terlihat, Kami pun mulai berfikir layak memasang harga lebih realistis dan menghargai jasa.

Selanjutnya, Saya gabung dengan komunitas Blogger dan aktif di grup. Banyak ilmu yang didapat, membuat Saya mengaktifkan kembali Blog Blogger zaman SMK untuk dijadikan sarana bisnis. Saya juga menambah dengan Blog WordPress. Awalnya, mendapat pujian karena peningkatan yang terus Kami lakukan.

Kemudian berjalannya waktu, banyak Pemirsa yang julit dan menghina Kami hanya menggunakan platform gratisan. Saya pun greget, dan terketuk untuk mempelajari ilmu Website. Mencoba bertanya-tanya ke para Suhu. Saya pun mulai membuat Web domain custom, tapi belum TLD. Waktu itu juga masih belum template premium. Lama kelamaan Saya pun belajar otodidak melalui Otak Atik Dewe, dan jika kesulitan browsing di internet.



Kemudian, mendapatkan ilham yang membuat Saya nekat tidur di Telkom Tulungagung selama 1 bulan tanpa kos dan tanpa tempat tinggal. Apa yang Saya lakukan?

Saya pun kebut-kebutan, lembur membuat Website CMS. Self Host WordPress dan Blogger dengan domain custom, template premium, fitur-fitur, dan juga self hosting. Dalam kenekatan Saya yang hanya bawa uang saku seadanya dan 1 ganti pakaian. Mandi di Telkom dan tidur di Telkom, makan kadang ngutang. Mukjizat itu datang, hehehe😇😂😁👸👩‍💻👨‍💻✍.

Langsung lounching 3 Website dan 1 Blog. Yakni = 





Kebaikan Alloh yang tidak terduga-duga pun membanjiri. Saya dikasih template premium dari Teman Blogger, dikasih hosting dan template premium berlisensi dari Partner Bisnis. So, Alloh cuma suruh Saya modal Nekat.

Dari situlah brand EKA BKJ yang awalnya memiliki kepanjangan (Bisnis Komunitas Jaringan) dan tidak menggunakan platform. Akhirnya, berubah menjadi EKA BKJ (Bisnis Komunikasi Jaringan) dan memanfaatkan platform digital. Yang mana lengkap dengan Logo dan Poster-nya.

Selanjutnya, Saya mendapat Adik Kenalan tidak sengaja di Telkom Blitar. Kita pun beberapa kali ketemuan untuk diskusi terkait platform dan bisnis, bahkan organisasi GERMUSA yang menjadi GERMUSIA (Gerakan Komunitas Indonesia). Perdiskusian terkait platform kita membahas mulai dari Web Builder, Web CMS dan Web Framework.

Selanjutnya, beberapa bulan tidak ketemu. Adik Kenalan Saya chat WA, dia merekomendasikan untuk Saya menghadiri acara Google Gapura Digital Malang. Saya pun sangat bersyukur dan antusias. Datang sekali dengan perjuangan nekat, uang seadanya bahkan kehujanan dan menginap di Masjid demi menghadiri pelatihan Google Gapura Digital Malang. 

Setelah itu, Saya kenal dekat dengan pengurusnya dan masuk grup. Setiap ada acara Google Gapura Digital, Saya selalu hadir. Membuat Saya mendapatkan ilmu untuk mendalami SEO, SEM dan Fitur-Fitur platform Google yang sangat bermanfaat untuk bisnis. Saya pun terapkan ke dalam EKA BKJ. Bahkan, hingga Saya sudah lolos mendapatkan sertifikat Google Gapura Digital Malang mulai dari Siap, Handal, Professional Digital Business.

Kami pun kini sudah bergerak sebagai Cyberpreneur, yang memanfaatkan platforms digital seperti =

1 Website monetize Google AdSense dan Adnow
2 Website
1 Blog
1 channel YouTube = EKA BKJ 
2 Twitter
Facebook Akun, Facebook Grup, Fans Page Facebook,  Facebook Ads, Facebook Manager, 
1 WA
3 Instagram
1 Google My Business

Selanjutnya, tidak selesai di situ. Saya juga bergabung di MAFINDO, organisasi Anti Hoax yang fokus mendalami Literasi Digital. Ini sangat bermanfaat untuk dunia Situs Media.

Lalu, Saya juga mendaftar lagi pelatihan Google Gapura Digital Surabaya dan juga Google Women's Will serta menghadiri whorkshop-nya. Kini Saya tinggal menunggu sertifikat keluar.

Dan yang terbaru, Alumni Google Gapura Digital Malang pun kini Kami membuat organisasi FORBISMA (Forum Bisnis Malang). Dalam waktu dekat ini akan pembentukan Pengurus. Kemudian siap beraksi dalam bisnis yang semakin sukses untuk Indonesia.

Paling terpenting lagi, Saya juga sedang daftar seleksi event terbesar Google. Dimana, ini berbeda dengan yang sebelumnya. Ini lebih ketat karena ada sistem seleksi, serta akan dihadiri oleh seluruh pelaku Google di dunia. Yakni, Saya sedang menunggu jabawan dari pendaftaran seleksi Google Web Master Conference. Doain Saya lolos dan berkah ya Pemirsa, Amin ya robbal'alamin 🤲👸👩‍💻

Untuk Bolo Crew EKA BKJ saat ini, sejumlah 27 Orang termasuk Saya sebagai Founder, Owner & CEO. 
Kini layanan bisnis kami pun fokus pada Digital Business Development dan Branding yakni dengan jasa seperti =

Beragam jenis Writing Business, Content Marketing, Copywriting/Teks Iklan, Content Writing/Artikel, Content Review, Tutorial, Naratif, Proposal Bisnis dan sejenisnya
Web Developer 
Layanan Situs & Perancang Web
Pembuatan Web
Internet Marketing
Sosial Media Marketing
SEO
SEM
Platform Digital
Situs Media
Motivator Trainer Konsultan
Content Creator 
Design Grafis
Design Multimedia

Visi Misi besarnya, Saya @Ratu Eka =
 "Ingin menjadikan bisnis ini berideologi dan ladang Humanisme. Mampu memberikan solusi atas problematika ekonomi, kemanusiaan dan karir Umat serta Bangsa. Menjadi perusahaan serta Technopreneur paling Berpengaruh di Dunia."